kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Resesi Global di Depan Mata, Ini 6 Risiko yang Harus Dihadapi Indonesia


Selasa, 08 November 2022 / 10:58 WIB


Reporter: Bidara Pink, kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apa saja risiko tersebut?

  • Pertama, permasalahan geopolitik yang masih berlanjut, di antaranya konflik Rusia dan Ukraina. Kondisi ini menyebabkan gangguan sisi suplai serta harga komoditas yang masih tinggi walaupun kondisinya mulai mengalami normalisasi. 
  • Kedua, kenaikan inflasi global yang belum mereda akibat kenaikan permintaan konsumen dan harga energi yang sangat mahal. Inflasi yang tinggi ini akan menimbulkan luka memar yang berpotensi memicu stagflasi. 
  • Ketiga, perlambatan ekonomi global yang tentu saja mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik. Keempat, cuaca ekstrem karena perubahan iklim yang menyebabkan berbagai bencana alam dan bermuara pada kerugian secara ekonomi. 
  • Kelima, ruang fiskal yang yang lebih sempit di tengah konsolidasi fiskal pemerintah, yaitu mengembalikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk kembali ke bawah 3% produk domestik bruto (PDB) di 2023. 
  • Keenam, ada potensi penerimaan dari windfall komoditas bisa lebih kecil dari yang diterima Indonesia pada tahun 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×