kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Reformasi Pajak Tak Bergantung Pada Pinjaman


Senin, 29 Juni 2009 / 19:54 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program reformasi yang dilakukan pemerintah baik dalam bentuk reformasi pajak maupun remunerasi alias perbaikan pemberian uang gaji tidak tergantung pada pinjaman luar negeri.

“Dengan atau tanpa utang, pemerintah tetap melakukan reformasi birokrasi,” kata Sri Mulyani, Senin (29/6).

Meski demikian, Sri Mulyani membenarkan bahwa pemerintah membiayai sebagian reformasi birokrasi dengan utang. Dia menjelaskan, utang itu terdiri dari pinjaman luar negeri, baik bilateral maupun multilateral. "Bentuknya pinjaman program dan proyek," kata Ani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×