kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Reformasi Pajak Tak Bergantung Pada Pinjaman


Senin, 29 Juni 2009 / 19:54 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program reformasi yang dilakukan pemerintah baik dalam bentuk reformasi pajak maupun remunerasi alias perbaikan pemberian uang gaji tidak tergantung pada pinjaman luar negeri.

“Dengan atau tanpa utang, pemerintah tetap melakukan reformasi birokrasi,” kata Sri Mulyani, Senin (29/6).

Meski demikian, Sri Mulyani membenarkan bahwa pemerintah membiayai sebagian reformasi birokrasi dengan utang. Dia menjelaskan, utang itu terdiri dari pinjaman luar negeri, baik bilateral maupun multilateral. "Bentuknya pinjaman program dan proyek," kata Ani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×