kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Reformasi Pajak Tak Bergantung Pada Pinjaman


Senin, 29 Juni 2009 / 19:54 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program reformasi yang dilakukan pemerintah baik dalam bentuk reformasi pajak maupun remunerasi alias perbaikan pemberian uang gaji tidak tergantung pada pinjaman luar negeri.

“Dengan atau tanpa utang, pemerintah tetap melakukan reformasi birokrasi,” kata Sri Mulyani, Senin (29/6).

Meski demikian, Sri Mulyani membenarkan bahwa pemerintah membiayai sebagian reformasi birokrasi dengan utang. Dia menjelaskan, utang itu terdiri dari pinjaman luar negeri, baik bilateral maupun multilateral. "Bentuknya pinjaman program dan proyek," kata Ani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×