kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.915.000   44.000   2,35%
  • USD/IDR 16.400   -20,00   -0,12%
  • IDX 7.142   47,86   0,67%
  • KOMPAS100 1.041   10,44   1,01%
  • LQ45 812   9,62   1,20%
  • ISSI 224   0,88   0,39%
  • IDX30 424   4,46   1,06%
  • IDXHIDIV20 504   1,88   0,37%
  • IDX80 117   1,34   1,15%
  • IDXV30 119   0,16   0,14%
  • IDXQ30 139   1,43   1,04%

Rating SUN Naik, Biaya Utang Makin Efisien


Rabu, 14 Juli 2010 / 12:15 WIB
Rating SUN Naik, Biaya Utang Makin Efisien


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can


JAKARTA. Peringkat utang Indonesia semakin membaik. Terbukti Japan Rating Agency menaikkan peringkat surat utang Indonesia ke level investment grade.

Seperti diketahui Japan Rating Agency mengangkat peringkat utang valas jangka panjang senior Indonesia dari level BBB- menjadi BB+. Sedangkan peringkat utang lokal jangka panjang senior menjadi BBB dari BBB-.

Pemerintah menghargai kenaikan peringkat utang ini meski dirasakan terlambat. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto bilang seharusnya Indonesia sudah memperoleh level investment grade itu pada tahun lalu. Sayangnya, waktu itu lembaga rating masih menahan selevel dibawah investment grade.

Dia beralasan Indonesia adalah salah satu dari tiga negara di dunia yang mengalami pertumbuhan positif di saat perekonomian dunia yang gonjang-ganjing. Dengan pertumbuhan positif serta rating utang yang selevel lagi ke investment grade ketika itu, Rahmat mengatakan aliran dana yang masuk semakin deras. Ini membuat nilai rupiah menguat dan cadangan devisa naik hingga US$ 70 miliar.

Selain, peringkat utang yang membaik ketika itu membuat pasar surat utang negara mengalami bullish, pembelian bersih investor asing mencapai Rp 40 triliun dan yield SUN rupiah turun sampai dengan 150 basis poin.

Nah, dengan kenaikan peringkat utang yang semakin baik ini, Rahmat mengatakan ke depannya biaya utang pemerintah akan semakin kecil. Terbukti, obligasi ritel negara (ORI) 007 hanya memberikan yield sebesar 7,95%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×