kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rapat di Bogor, Presiden Teken Tiga Aturan


Jumat, 06 Agustus 2010 / 11:00 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Dari hasil Rapat Kerja Nasional III di Istana Bogor, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani tiga revisi beleid. Revisi beleid ini merupakan hasil dari rapat yang dibahas bersama antara para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II dan Gubernur seluruh Indonesia.

"Ada tiga yang saya tandatangani: berkait dengan pembangunan pusat dan daerah dengan pelaksanaan APBN," ujar Presiden dalam pengarahan penutupan rapat, Jumat (6/8).

Ketiga beleid itu adalah Peraturan Pemerintah tentang Jasa Konstruksi, revisi Keputusan Presiden Nomor 80 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa, dan Keputusan Presiden Nomor 42 tentang Pengelola Keuangan. Menurut Presiden, ketiga beleid ini bisa untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan pembangunan. "Melancarkan semua urusan dan menjaga akuntabilitas," ujar Presiden.

Seperti diketahui, sejak kemarin (5/8), Presiden SBY bersama jajaran menteri dan gubernur se-Indonesia menggelar rapat kerja di Istana Bogor. Salah satu agenda rapat ini membahas soal penyerapan dan pengelolaan anggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×