kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.158   11,00   0,06%
  • IDX 5.356   -17,45   -0,32%
  • KOMPAS100 697   0,53   0,08%
  • LQ45 542   -0,28   -0,05%
  • ISSI 183   -0,63   -0,34%
  • IDX30 304   -0,46   -0,15%
  • IDXHIDIV20 403   1,39   0,35%
  • IDX80 80   0,09   0,11%
  • IDXV30 113   1,37   1,23%
  • IDXQ30 101   0,03   0,03%

Purbaya Siapkan Insentif Film Lokal, Bakal Disetarakan dengan Film Impor


Kamis, 03 September 2026 / 16:32 WIB
Purbaya Siapkan Insentif Film Lokal, Bakal Disetarakan dengan Film Impor
ILUSTRASI. Menonton film di bioskop mini Jakarta (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkaji usulan pemberian insentif bagi produksi film dalam negeri yang diedarkan dan ditayangkan di bioskop.

Usulan tersebut disampaikan para pelaku industri perfilman saat bertemu dengan Purbaya, Rabu (3/9) di Kantor Kemenkeu.

Purbaya mengatakan, para pelaku industri mengusulkan agar film lokal mendapatkan insentif sehingga memperoleh perlakuan yang setara dengan film impor yang beredar di bioskop.

Baca Juga: Akui Pendapatan Kelas Menengah Turun, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah

"Mereka mengusulkan lah gimana kalau ada insentif ke produksi film, film yang diedarkan di bioskop supaya sama dengan perlakuan film-film impor. Saya bilang saya akan pertimbangkan," kata Purbaya kepada awak media di Hotel Indonesia Kempinski, Kamis (3/9/2026).

Purbaya mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan usulan tersebut sebelum menentukan kebijakan yang dapat diberikan kepada industri perfilman nasional. "Dalam waktu dekat mereka akan dapat kabar," katanya.

Sebelumnya, Purbaya menerima perwakilan Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi), serta Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI).

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas langkah-langkah untuk mendukung pertumbuhan industri film dalam negeri, salah satunya melalui kebijakan perpajakan yang adil dan setara bagi film impor maupun film domestik.

Purbaya menilai industri kreatif dan padat karya seperti perfilman memiliki potensi besar dalam perekonomian. 

Industri tersebut mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan berbagai sektor, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×