kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pungutan proyek nasional agraria minta dilegalkan


Rabu, 01 Maret 2017 / 11:50 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ingin agar Kementerian Agraria dan Tata Ruang segera membuat aturan berisi pelegalan pungutan dalam Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA). Pungutan yang dia ingin dilegalkan antara lain; pungutan patok, materai, penerbitan surat keterangan serta transportasi pengurusan.

Usulan pelegalan pungutan tersebut diajukan agar pungutan tersebut tidak dianggap liar. "Mengejar PRONA yang lima juta ini, banyak yang tertangkap Tim Sapu Bersih Pungutan Liar," katanya di Komplek Istana, Selasa (28/2).

Ganjar tidak ingin, ketidakjelasan aturan nantinya ke depan akan menjadi bumerang bagi pemerintah dalam melaksanakan PRONA. "Kalau terus ditangkap, bisa saja teman kepala desa boikot tidak mau urusi program itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×