kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Puan Singgung Cinta Segitiga dalam Pidatonya di Sidang Tahunan MPR


Jumat, 15 Agustus 2025 / 10:25 WIB
Puan Singgung Cinta Segitiga dalam Pidatonya di Sidang Tahunan MPR
ILUSTRASI. Ketua DPR Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD RI 2025 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (15/8/2025).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk selalu mawas diri dalam menjalankan kekuasaannya. Hal ini disampaikannya dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR tahun 2025 di Gedung MPR/DPR, Jumat (15/8/2025).  

Menurutnya, kekuasaan sejatinya adalah untuk melayani, membangun dan memberdayakan rakyat. Kekuasaan bukan untuk menakuti rakyat, melainkan untuk menyelesaikan urusan rakyat meskipun sering kali urusannya rumit.

“Ibarat cinta segitiga antara aspirasi, anggaran, dan aturan,” ujar Puan dalam sambutannya di Sidang Tahunan MPR, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI resmi dijalankan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Baca Juga: Ketua DPR Puan Kritik Sistem Pemilu, Tekankan Peran Strategis Partai Politik

Namun ia menyakini, serumit-rumitnya ‘cinta segitiga’ itu, selalu ada jalan untuk menemukan solusi terbaik bagi bangsa dan negara, walaupun kadang terasa pedih, patah hati, tetapi kita harus move on.

Puan menyebut rakyat tentunya sangat mendambakan agar masalah-masalah lain yang berada di luar kemampuan mereka dapat diselesaikan pemerintah dengan cepat.

Baca Juga: Ketua MPR Kecam Kebiadaban di Gaza, Dorong Dukungan Tegas untuk Palestina

Menurutnya, tugas pemerintah maupun DPR/MPR/DPR RI bukan hanya membicarakan harapan rakyat, tetapi juga mewujudkannya.

“Pemerintah dalam menjalankan kekuasaannya harus senantiasa mawas diri sebab kekuasaan sejatinya adalah untuk melayani, membantu, dan memberdayakan rakyat,” pesannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×