kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Program MBG Dirombak, Pemerintah Targetkan Bisa Hemat Rp 20 Triliun


Selasa, 31 Maret 2026 / 20:06 WIB
Program MBG Dirombak, Pemerintah Targetkan Bisa Hemat Rp 20 Triliun
ILUSTRASI. Penyaluran MBG di Papua Barat (ANTARAFOTO/chairil indra)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus mengoptimalkan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran sekaligus menjaga kualitas belanja negara. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, optimalisasi program ini berpotensi menghasilkan efisiensi hingga Rp 20 triliun.

Airlangga menjelaskan, program makan bergizi gratis tetap menjadi prioritas pemerintah dengan penyesuaian pada pola pelaksanaan. 

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan WFH ASN dan Swasta Sehari Sepekan, Hemat BBM hingga Rp 59 Triliun

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pengaturan penyediaan makanan segar selama lima hari dalam seminggu, dengan tetap memperhatikan pengecualian di daerah tertentu.

"Pemerintah mendorong optimalisasi daripada program Makan Bergizi Gratis sebagai program dan program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu," ujar Airlangga dalam Konferensi Pers, Selasa (31/3/2026).

Pengecualian tersebut mencakup wilayah asrama, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan tingkat stunting yang masih tinggi. "Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp 20 triliun," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×