Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. mendapat penugasan baru setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pada Kamis, 15 Oktober 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Maruli menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sejak 29 November 2023. Ia merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer 1992 yang mengawali perjalanan militernya dari kecabangan infanteri, khususnya Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra.
Penugasan sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala BNPP menambah tanggung jawab Maruli dalam struktur organisasi pemerintahan. Posisi tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lingkungan TNI sekaligus pengelolaan urusan perbatasan negara.
Riwayat Karier Militer Maruli Simanjuntak
Maruli Simanjuntak merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992. Setelah menyelesaikan pendidikan militer, ia berkarier di lingkungan TNI Angkatan Darat dengan latar belakang kecabangan infanteri.
Dalam perjalanan kariernya, Maruli pernah bertugas di satuan Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan dinasnya sebelum menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI AD.
Sebelum menjadi KSAD, Maruli menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Jabatan tersebut merupakan bagian dari jenjang kariernya di lingkungan TNI Angkatan Darat sebelum mendapat penugasan sebagai kepala staf.
Pada 29 November 2023, Presiden Joko Widodo melantik Maruli sebagai KSAD di Istana Negara, Jakarta. Ia menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kemudian menjabat sebagai Panglima TNI.
Pelantikan tersebut disertai kenaikan pangkat Maruli menjadi jenderal bintang empat. Pengangkatannya sebagai KSAD didasarkan pada keputusan presiden mengenai pemberhentian dan pengangkatan pejabat di lingkungan TNI.
Maruli menjalankan tugas sebagai KSAD hingga mendapat penugasan baru pada Oktober 2026. Presiden Prabowo Subianto kemudian melantiknya sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala BNPP pada 15 Oktober 2026.
Maruli Simanjuntak dan Jabatan Kepala BNPP
Selain menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli dipercaya memimpin Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Jabatan ini menempatkannya dalam struktur pengelolaan urusan perbatasan negara.
Pengangkatan Maruli sebagai Kepala BNPP berlangsung bersamaan dengan pelantikannya sebagai Wakil Panglima TNI. Dengan demikian, ia mengemban dua jabatan yang berbeda dalam lingkup pemerintahan.
Peran di lingkungan TNI berkaitan dengan tugas pertahanan dan organisasi militer. Sementara itu, jabatan Kepala BNPP berhubungan dengan pengelolaan kawasan perbatasan negara, yang melibatkan koordinasi antarlembaga sesuai tugas dan kewenangannya.
Baca Juga: Profil Muhammad Sarmuji, Politikus Golkar yang Kini Jabat Menperin
Daftar Penghargaan dan Brevet Maruli Simanjuntak
Sepanjang perjalanan dinasnya, Maruli menerima sejumlah tanda kehormatan dan brevet militer. Penghargaan tersebut mencakup tanda kehormatan negara, tanda jasa militer, serta kualifikasi yang berkaitan dengan satuan dan bidang tugas tertentu.
Beberapa tanda kehormatan yang tercatat dalam riwayatnya meliputi:
- Bintang Mahaputera Adipradana pada 2026.
- Bintang Dharma pada 2023.
- Bintang Bhayangkara Utama pada 2024.
- Bintang Kartika Eka Paksi Utama.
- Bintang Jalasena Utama.
- Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama.
- Bintang Yudha Dharma Pratama.
- Bintang Kartika Eka Paksi Pratama.
- Pingat Jasa Gemilang – Tentera dari Singapura pada 2025.
- Satyalancana Kesetiaan 32 Tahun, 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun.
- Satyalancana Dharma Bantala.
- Satyalancana Dharma Nusa.
- Satyalancana Wira Nusa.
- Satyalancana Wira Dharma.
- Satyalancana Wira Siaga.
- Satyalancana Ksatria Yudha.
- Satyalancana Seroja.
Maruli juga memiliki sejumlah brevet dan kualifikasi militer, antara lain Brevet Kualifikasi Komando Kopassus, Brevet Kualifikasi Cakra Kostrad, Brevet Para Utama, serta Brevet Kualifikasi Penanggulangan Teror yang diperoleh pada 2024.
Selain itu, ia menerima sejumlah brevet kehormatan dan kualifikasi dari berbagai matra serta satuan, termasuk Wing Penerbang TNI AD Kelas I pada 2023, Brevet Hiu Kencana pada 2024, Wing Penerbang TNI AU Kelas I pada 2025, dan Brevet Master Gunner Arhanud pada 2025. Pada 2026, daftar tersebut juga mencakup brevet kualifikasi Taifib Kelas I, Anti-Teror Aspek Laut, dan Komando Hutan dari Korps Marinir.
Tugas Baru Maruli Simanjuntak
Pelantikan pada 15 Oktober 2026 menandai penugasan baru Maruli setelah menjaba sebagai KSAD sejak November 2023. Ia kini mengemban posisi Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala BNPP.
Perjalanan karier Maruli mencakup penugasan di satuan militer, kepemimpinan di lingkungan TNI AD, hingga jabatan strategis di tingkat nasional. Dengan penugasan terbarunya, ia menjalankan tanggung jawab dalam struktur kepemimpinan TNI sekaligus pengelolaan perbatasan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














