kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Profil Ahmad Erani Yustika, Ekonom yang Kini Jabat Sekjen Kementerian ESDM


Selasa, 16 September 2025 / 14:16 WIB
Profil Ahmad Erani Yustika, Ekonom yang Kini Jabat Sekjen Kementerian ESDM
ILUSTRASI. Kantor kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) di Jakarta Pusat (27/1/2015). KONTAN/ Achmad Fauzie


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan tinggi madya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Salah satu pos penting yang mengalami perubahan adalah jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 147/TPA Tahun 2025, Ahmad Erani Yustika resmi ditunjuk menggantikan Dadan Kusdiana.

Nama Erani bukan sosok baru di lingkaran kebijakan nasional. Sebelum dilantik sebagai Sekjen ESDM, ia menjabat sebagai Sekretaris Satuan Tugas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional yang dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo.

Lahir di Ponorogo pada 1973, Erani meniti karier panjang di bidang akademik dan ekonomi kelembagaan. Gelar sarjana diraihnya dari Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (1996), sebelum melanjutkan studi magister (2001) dan doktoral (2005) di University of Göttingen, Jerman.

Baca Juga: Prabowo Rombak Pejabat Kementerian ESDM, Ahmad Erani Jadi Sekjen Baru

Sejak 2010, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan di almamaternya.

Kiprah Erani juga banyak mewarnai ruang publik dan kebijakan. Ia aktif menulis lebih dari 750 artikel di media nasional dan menerbitkan sekitar 30 buku.

Di dunia organisasi, ia sempat memimpin Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) pada periode 2008–2015, serta menjabat anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) pada 2010–2017.

Karier birokrasi Erani dimulai saat dipercaya menjadi Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (2015–2017), kemudian Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (2017–2018) di Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Ia juga pernah menjadi Staf Khusus Presiden bidang ekonomi pada 2018–2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×