kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Profesi TKI ini yang dicari luar negeri


Kamis, 22 Oktober 2015 / 22:17 WIB
Profesi TKI ini yang dicari luar negeri


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ikut hadir pada Trade Expo Indonesia (TEI) yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu (21/10), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pada hari kedua pameran, Kamis (22/10), BNP2TKI memperoleh 4.073 permintaan dari 7 negara.

Anjar Prihantoro Plh. Deputi Kerjasama Luar Negeri (KLNP) mengatakan sebanyak 4.073 permintaan itu berasal dari Brunei, Suriname, Malaysia, Ajerbaizan, Taiwan dan Jepang.

Permintaan tersebut antara lain untuk mengisi jabatan sebagai Videographer/Video Editor, Welder, Carpenter, Retail Workers, Construction Workers, Manufacture, Captain Pilot, Hospitality, Farm Manager, Agriculture Engineer, Pastry, Export/Import Worker, dan Electrical Technician.

Anjar mengatakan, berdasarkan data hari pertama pameran perkiraan potensi remitansi yang bisa didulang mencapai 19,9 juta dollar AS dalam satu tahun jika permintaan tersebut dapat terisi semua.

Dia berharap, TEI mampu meningkatkan penempatan TKI yang skil di sektor formal dan memperbaiki image bahwa Indonesia bukan hanya sekedar mengirimkan domestic workers saja.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari penunjang program zero TKI PLRT yang masuk ke dalam rencana strategis BNP2TKI," kata Anjar.

Targetnya dari TEI yang diselenggarakan hingga Minggu (25/10) itu, BNP2TKI memperoleh 10 ribu permintaan dari luar negeri. 

"Untuk skema penempatannya nanti tergantung melalui skema penempatan G to G atau G to P," kata Anjar. (Latief)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×