kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Presiden soal RAPBN 2019: Jangan sampai ada anggaran yang mengada-ada


Rabu, 18 Juli 2018 / 16:41 WIB
Suasana rapat kabinet paripurna di Istana Bogor


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Joko Widodo membuka sidang kabinet paripurna terkait RAPBN Tahun Anggaran 2019 pada Rabu (18/7). Dalam sambutan pengantarnya, Presiden menginginkan agar RAPBN disusun dengan postur anggaran yang realistis dan sehat.

"Jadi jangan sampai ada yang mengada-ada," tegas Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/7). Pasalnya postur anggaran tersebut diharapkan betul-betul bisa menguatkan pondasi perekonomian dalam negeri dan mampu mengantisipasi ketidakpastian perekonomian global.

Kemudian, Presiden juga meminta agar Indonesia terus menjaga momentum perkembangan ekonomi yang telah dicapai dan mendorong daya saing serta mendorong investasi dan ekspor.

Pun juga di bidang pendapatan, di mana, reformasi perpajakan menjadi kunci bukan hanya untuk menegakkan kemandirian pembiayaan pembangunan nasional, tapi juga harus ditempatkan sebagai sebuah instrumen untuk menjaga iklim usaha dan menggerakkan perekonomian nasional.

Presiden lalu menginstruksikan agar RAPBN 2019 lebih fokus pada upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas, terutama peningkatan sumber daya manusia (SDM). Hal itu bisa dilakukan dalam memperkuat skill dan produktivitas SDM Indonesia juga peningkatan di bidang pelayanan kesehatan maupun pendidikan.

Sekadar tahu saja, sidang rapat paripurna ini dihadiri seluruh menteri kabinet kerja. Hingga saat ini, rapat tersebut masih berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×