kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.270   35,78   0,57%
  • KOMPAS100 823   4,74   0,58%
  • LQ45 627   3,52   0,56%
  • ISSI 217   0,91   0,42%
  • IDX30 352   2,48   0,71%
  • IDXHIDIV20 432   2,07   0,48%
  • IDX80 94   0,46   0,49%
  • IDXV30 119   0,24   0,20%
  • IDXQ30 112   0,50   0,45%

Presiden Jokowi ingin tingkatkan ekspor kopi ke Selandia Baru


Senin, 19 Maret 2018 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Agus Triyono | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin ekspor kopi Indonesia ke Selandia Baru ditingkatkan. Keinginan tersebut disampaikan langsung kepada Perdana Menteri Selandia Baru,  Jacinda Ardern beserta jajaran pemerintah Selandia Baru saat jamuan makan siang bersama di Rumah Pemerintahan Selandia Baru.

Berdasarkan pengamatan Presiden selama berkunjung ke Selandia Baru, ia melihat masyarakat di negara itu gemar minum kopi. 

Menurut Jokowi, hal ini bisa menjadi potensi bagi Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki banyak jenis kopi terbaik di dunia, seperti; Bali, Sumatra, dan Toraja."Melihat kegemaran itu, naluri saya sebagai mantan pengusaha langsung berfikir, kenapa tidak diekspor kopi lebih banyak lagi," katanya, Senin(19/3).

Sebagai informasi, masyarakat Selandia Baru dalam sehari bisa menghabiskan sekitar tiga sampai empat gelas kopi. 

Tantowi Yahya, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru bilang, harga kopi di Selandia Baru bisa mencapai Rp 40.000 per gelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×