kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.891   21,00   0,12%
  • IDX 8.947   61,87   0,70%
  • KOMPAS100 1.239   12,71   1,04%
  • LQ45 877   10,80   1,25%
  • ISSI 327   3,06   0,94%
  • IDX30 447   6,55   1,49%
  • IDXHIDIV20 529   8,69   1,67%
  • IDX80 138   1,55   1,14%
  • IDXV30 147   2,85   1,97%
  • IDXQ30 144   1,94   1,37%

Prabowo Bakal Jadikan Bali Sebagai Pusat Keuangan


Senin, 13 Oktober 2025 / 14:00 WIB
Prabowo Bakal Jadikan Bali Sebagai Pusat Keuangan
ILUSTRASI. Destinasi Wisata Terfavorit di Ubud Bali: Ubud Art Market. Prabowo berencana membangun pusat keuangan di Bali, dengan tujuan untuk menarik Bank Internasional hingga firma ekuitas swasta.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana membangun pusat keuangan di Bali, dengan tujuan untuk menarik Bank Internasional, manajer aset, serta firma ekuitas swasta guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mengutip Bloomberg, Prabowo bahkan telah memberikan dukungan terhadap usulan yang akan memodelkan Bali seperti Gujarat International Finance Tec-City (GIFT City) di India dan Dubai International Financial Centre (DIFC) di Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Masih di Bawah Target, Porsi Pembiayaan Fintech Lending ke Produktif Sebesar 33,83%

Kawasan tersebut dirancang untuk menawarkan pembebasan pajak dan regulasi, hingga memangkas birokrasi yang rumit, di mana kerap menjadi masalah yang dihadapi perusahaan-perusahaan asing.

Pemerintah juga dikabarkan akan menerapkan kerangka hukum yang berbeda di kawasan tersebut dengan mencontoh sistem hukum Singapura yang dikenal ramah bisnis.

Lingkaran utama Istana disebut tengah menyusun rancangan UU baru untuk diajukan ke DPR, dengan kemungkinan pembahasan berlangsung sebelum akhir tahun.

Namun, sumber Bloomberg mengatakan bawa rencana Kota Keuangan Indonesia tersebut masih berada pada tahap konseptual dan dapat mengalami perubahan.

Saat dikonfirmasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui rencana pembentukan Bali sebagai Pusat Keuangan tersebut,

"Saya gak tau," kata Purbaya kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (13/10).

Baca Juga: Pasokan dari Indonesia, Impor Tembaga China Menurun 6,2% di September

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×