kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

PPnBM hanya untuk properti Rp 10 miliar ke atas


Kamis, 17 September 2015 / 20:48 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa pemerintah segera merevisi kebijakan pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk properti.

Rencana ini pun masuk dalam paket kebijakan ekonomi yang dimumkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Bambang nenyatakan, hunian mewah yang akan dikenakan PPnBM sebesar 20% yaitu hunian dengan harga lebih dari Rp 10 miliar.

"Jadi Rp 10 miliar ke atas baru kena PPnBM. Jadi sudah clear, tegas, dan tidak ada lagi spekulasi angka Rp 2 miliar atau Rp 5 miliar, kata Bambang dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (17/9).

Menurut Bambang, batasan harga tersebut ditentukan sebagai insentif pungutan PPnBM sehingga sektor properti dapat lebih berkembang.

Bambang pun menjanjikan, beleid yang akan tertuang dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang merevisi PMK Nomor 106/PMK.010/2015, akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×