kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Polisi cek kebenaran tertangkapnya Umar Patek


Kamis, 31 Maret 2011 / 10:15 WIB
Polisi cek kebenaran tertangkapnya Umar Patek
ILUSTRASI. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Polisi mengecek kebenaran kabar tertangkapnya tersangka utama bom Bali 2002 Umar Patek di Pakistan. Juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan interpol ke Pakistan.

Anton mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Luar Negeri. "Kami akan bekerjasama dengan Kepolisian Pakistan," katanya dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Kamis (31/3).

Umar Patek adalah salah satu tersangka utama dalam insiden bom Bali pada 2002 yang menewaskan 202 orang dalam sebuah serangan maut terhadap Sari Club dan Paddy's Bar, Kuta, Bali. Saat ini Umar Patek menjadi buron teroris yang paling dicari di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×