kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pilkada DKI berlangsung dua putaran


Rabu, 11 Juli 2012 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Asik! Ada lowongan di BUMN Pertamina 2021, cek posisi apa saja yang ditawarkan.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA> Dari hasil yang diperoleh hingga saat ini, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 akan berlangsung dua putaran. Posisi puncak yang dihuni oleh pasangan Jokowi-Ahok masih berkutat pada angka 44%.

Sementara untuk dapat menang satu putaran, pasangan calon gubernur peserta Pilkada DKI Jakarta harus mengantongi 50% suara plus 1. Peraturan perolehan suara di ibu kota ini memang berbeda dengan peraturan Pilkada di daerah lain. "Angka tidak akan banyak berubah. Jadi Jakarta harus juga bersiap untuk Pilkada dua putaran," kata Wakil Pimpinan Redaksi Kompas, Budiman Tanuredjo, di Kompas, Palmerah, Jakarta, Rabu (11/7).

Pada pukul 14.49, sekitar 70% TPS yang dijadikan sampel sudah masuk. Dengan perolehan sementara Jokowi-Ahok dengan 43,40% dan Foke-Nara 33,96%. Kendati demikian, untuk hasil pastinya masih harus menunggu sekitar seminggu lagi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.

"Melihat trennya akan terjadi dua putaran. Tapi tetap harus menunggu hasil resmi dari KPU," kata Budiman. (Riana Afifah/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×