kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Petroselat tak jawab proposal perdamaian kreditur


Selasa, 10 Oktober 2017 / 16:04 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mimpi para kreditur Petroselat Ltd untuk mengakuisisi perusahaan tersebut sepertinya tidak akan terwujud. Sebab, para kreditur mengklaim tidak mendapat respon yang memadai dari Petroselat.

Berdasarkan surat yang diterima KONTAN, Selasa (10/10), salah satu kuasa hukum kreditur Petroselat dari PT Sentosa Negara Mulia Shipping dan PT OSCT Indonesia Hendra Setiawan Boen mengatakan, pertemuan pada 5 Oktober 2017 dengan para pemegang saham perusahaan tidak berbuah manis.

Sebab, Petroselat memberikan jawaban pasti atas proposal perdamaian yang diajukan para kreditur. Adapun dari hasil tersebut didapat beberapa poin keseimpulan. Di antaranya, Petroselat akan berdiskusi dengan Petrochina Internasional Selat Panjang Ltd sebagai pemegang saham 45% di Petroselat.

Hal itu dilakukan untuk membahas opsi penyelesaian pembayaran kepada para kreditur sebelum sidang untuk pengembalian keputusan final pada 18 Oktober nanti.

Kemudian, Petroselat menyampaikan Petronusa Bumibakti dan Internasional Mineral Resources Inci (IMR) selaku pemegang 55% Petroselat bersedia bernegosiasi dengan para calon investor. Hal tersebut guna pembelian saham Petronusa dan IMR di Petroselat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×