kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pesan Jokowi pada mama-mama Papua di Hari Ibu


Jumat, 22 Desember 2017 / 11:55 WIB
Pesan Jokowi pada mama-mama Papua di Hari Ibu


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - WAISAI. Presiden Joko Widodo disambut suling tambur musik tradisional masyarakat Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat saat tiba di pantai Waisai Kitorang Cinta (WTC) guna menghadiri perayaan hari Ibu, Jumat (22/12).

Selain tarian suling tambur, Presiden Jokowi juga disambut oleh paduan suara Anak Suku Kawe yang membawakan lagu kasih ibu dengan bahasa daerah Kabupaten Raja Ampat.

Setiba di lokasi perayaan pantai WTC Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi mama-mama Papua yang sedang berjualan kuliner dan hasil perkebunan daerah setempat.

Presiden Jokowi didampingi ibu negara meluangkan waktunya sejenak berkomunikasi dengan mama-mama yang sedang berjualan sambil membeli jualan mereka.

Joko Widodo mengatakan, Indonesia adalah negara yang sangat menjunjung tinggi kaum perempuan dan sembilan menteri Negara Republik Indonesia saat ini adalah kaum perempuan.

Dia mengatakan bahwa tema perayaan hari Ibu 2017 adalah "Perempuan berdaya Indonesia Jaya" yang artinya jika perempuan diberdayakan maka kesejahteraan hidup masyarakat akan meningkat.

Perempuan Papua harus diberdayakan sebab mereka adalah bagian dari perempuan Republik Indonesia. Perempuan Papua juga turut berperan dalam pembangunan bangsa.

"Mama-mama Papua berjuang menjual hasil perkebunan dan kuliner guna memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak. Itulah yang dinamakan perempuan berdaya Indonesia jaya seperti tema perayaan hari ibu tahun 2007," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×