kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.158   1,00   0,01%
  • IDX 7.621   -2,20   -0,03%
  • KOMPAS100 1.052   -3,78   -0,36%
  • LQ45 757   -2,62   -0,35%
  • ISSI 277   -0,92   -0,33%
  • IDX30 403   -0,40   -0,10%
  • IDXHIDIV20 488   -0,78   -0,16%
  • IDX80 118   -0,36   -0,30%
  • IDXV30 138   0,41   0,30%
  • IDXQ30 129   -0,01   -0,01%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2021 masih didominasi oleh Pulau Jawa


Jumat, 05 November 2021 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2021 masih didominasi provinsi di Pulau Jawa


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada kuartal III-2021 masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi pada periode Juli 2021 hingga September 2021 tumbuh 3,51% yoy.

Nah, dari total pertumbuhan tersebut, Pulau Jawa yang tumbuh 3,03% yoy pada kuartal III-2021 memberikan sumbangan lebih dari separuhnya, tepatnya 57,55%.

“Artinya, memang pertumbuhan ekonomi tersebut masih berpusat di Pulau Jawa,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono via video konferensi, Jumat (5/11)

Setelah pulau Jawa, kelompok provinsi di Pulau Sumatra kemudian menyusul kontribusi pertumbuhan sebesar 21,95%. Dengan kontribusi tersebut, pertumbuhan ekonomi kelompok provinsi Pulau Sumatra tercatat tumbuh 3,78% yoy.

Baca Juga: Meleset dari target, ekonomi Indonesia cuma tumbuh 3,5% di kuartal III-2021

Sementara kelompok provinsi di Kalimantan mencatat pertumbuhan 4,53% yoy dengan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,32%.

Kelompok provinsi di Pulau Sulawesi tercatat tumbuh 4,58% yoy dengan sumbangan 6,98%, dan kelompok provinsi di Maluku serta Papua mencatat pertumbuhan 9,15% yoy dengan sumbangan 2,45%.

Lebih lanjut, kelompok provinsi Bali dan Nusa Tenggara menjadi satu-satunya yang mengalami pertumbuhan negatif pada kuartal III-2021, yaitu minus 0,09% yoy. Sumbangannya pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 2,75%.

Selanjutnya: Cadangan devisa Indonesia bulan Oktober 2021 turun jadi US$ 145,5 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×