kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.189   4,00   0,02%
  • IDX 5.229   -36,98   -0,70%
  • KOMPAS100 677   -5,14   -0,75%
  • LQ45 530   -2,75   -0,52%
  • ISSI 177   -2,02   -1,13%
  • IDX30 297   -2,20   -0,74%
  • IDXHIDIV20 397   -2,88   -0,72%
  • IDX80 78   -0,62   -0,79%
  • IDXV30 110   -1,11   -1,00%
  • IDXQ30 100   -0,63   -0,63%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2021 masih didominasi oleh Pulau Jawa


Jumat, 05 November 2021 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2021 masih didominasi provinsi di Pulau Jawa


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada kuartal III-2021 masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi pada periode Juli 2021 hingga September 2021 tumbuh 3,51% yoy.

Nah, dari total pertumbuhan tersebut, Pulau Jawa yang tumbuh 3,03% yoy pada kuartal III-2021 memberikan sumbangan lebih dari separuhnya, tepatnya 57,55%.

“Artinya, memang pertumbuhan ekonomi tersebut masih berpusat di Pulau Jawa,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono via video konferensi, Jumat (5/11)

Setelah pulau Jawa, kelompok provinsi di Pulau Sumatra kemudian menyusul kontribusi pertumbuhan sebesar 21,95%. Dengan kontribusi tersebut, pertumbuhan ekonomi kelompok provinsi Pulau Sumatra tercatat tumbuh 3,78% yoy.

Baca Juga: Meleset dari target, ekonomi Indonesia cuma tumbuh 3,5% di kuartal III-2021

Sementara kelompok provinsi di Kalimantan mencatat pertumbuhan 4,53% yoy dengan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,32%.

Kelompok provinsi di Pulau Sulawesi tercatat tumbuh 4,58% yoy dengan sumbangan 6,98%, dan kelompok provinsi di Maluku serta Papua mencatat pertumbuhan 9,15% yoy dengan sumbangan 2,45%.

Lebih lanjut, kelompok provinsi Bali dan Nusa Tenggara menjadi satu-satunya yang mengalami pertumbuhan negatif pada kuartal III-2021, yaitu minus 0,09% yoy. Sumbangannya pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 2,75%.

Selanjutnya: Cadangan devisa Indonesia bulan Oktober 2021 turun jadi US$ 145,5 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×