kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan turun akibat corona, inflasi Ramadan tahun ini terendah sejak 2004


Senin, 04 Mei 2020 / 12:57 WIB
ILUSTRASI. Logo Badan Pusat Statistik (BPS). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/06/02/2019


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada awal bulan Ramadan tahun ini yakni pada April 2020 sebesar 0,08% mom. Angka ini rupanya yang terendah sejak bulan Ramadan tahun 2004 lalu. 

"Inflasi bulan April 2020 ini bisa dibilang rendah sekali. Tidak biasa untuk bulan Ramadan. Sehingga membuat inflasi tahunan tercatat 2,67% yoy dan inflasi tahun kalender sebesar 0,84%," tutur Kepala BPS Suhariyanto, Senin (4/5).

Baca Juga: BPS catat inflasi April sebesar 0,08%

Inflasi pada bulan April ini pun jauh lebih rendah dari rata-rata inflasi bulan Ramadan selama 17 tahun terakhir yang sebesar 1,21% mom.

Melambatnya inflasi pada bulan Ramadan tahun ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, terjaganya pasokan pangan akibat upaya antisipatif pemerintah dalam menyiapkan ketersediaan pasokan pangan sejak awal sehingga harga stabil dan pasokan terjaga. 

Kedua, adanya penurunan permintaan barang dan jasa dari masyarakat karena penurunan aktivitas sosial yang disebabkan oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat Covid-19. 

Ketiga, Suhariyanto mengatakan bahwa inflasi yang rendah ini mencerminkan bawah adanya penurunan daya beli rumah tangga. Inipun tercermin dari inflasi inti yang juga tercatat menurun. 

Baca Juga: Indonesia's inflation rate slowed more than expected in April

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×