kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Perjanjian IA-CEPA akan dorong produk agrikultur Australia ke Indonesia


Senin, 03 September 2018 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Impor Sapi Australia


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi perjanjian bilateral Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) berpotensi mendorong perdagangan antar negara. Dari sisi Australia, terutama bisa mendorong ekspor agrikulturnya ke Indonesia.

Menurut pemberitaan fruitnet.com, Menteri Agrikultur dan Sumber Daya Air Australia David Littleproud menyatakan melalui koalisi antar pemerintah ini dapat meningkatkan akses petani pada pasar yang lebih besar.

"Perjanjian ini meningkatkan akses industri pada perdagangan yang banyak ke Indonesia. Termasuk sapi hidup, daging sapi dan daging domba, biji-bijian, gula, susu, jeruk dan hortikultura," katanya sesuai dilansir dari fruitnet.com, Senin (3/9).

Indonesia merupakan pasar produk agrikultur keempat terbesar milik Australia dengan nilai mencapai AUD 3,5 miliar.

Mengutip rilis resmi dari Kementerian Perdagangan, melalui perjanjian IA-CEPA ini Australia mengeliminasi bea masuk impor untuk seluruh pos tarifnya menjadi 0%. Beberapa produk Indonesia yang berpotensi ditingkatkan ekspor terutama dari lini produk otomotif, kayu dan turunannya, furnitur, tekstil dan produk teksil, ban, alat komunikasi, obat-obatan, mesin dan peralatan elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×