kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Perjanjian IA-CEPA akan dorong produk agrikultur Australia ke Indonesia


Senin, 03 September 2018 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Impor Sapi Australia


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi perjanjian bilateral Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) berpotensi mendorong perdagangan antar negara. Dari sisi Australia, terutama bisa mendorong ekspor agrikulturnya ke Indonesia.

Menurut pemberitaan fruitnet.com, Menteri Agrikultur dan Sumber Daya Air Australia David Littleproud menyatakan melalui koalisi antar pemerintah ini dapat meningkatkan akses petani pada pasar yang lebih besar.

"Perjanjian ini meningkatkan akses industri pada perdagangan yang banyak ke Indonesia. Termasuk sapi hidup, daging sapi dan daging domba, biji-bijian, gula, susu, jeruk dan hortikultura," katanya sesuai dilansir dari fruitnet.com, Senin (3/9).

Indonesia merupakan pasar produk agrikultur keempat terbesar milik Australia dengan nilai mencapai AUD 3,5 miliar.

Mengutip rilis resmi dari Kementerian Perdagangan, melalui perjanjian IA-CEPA ini Australia mengeliminasi bea masuk impor untuk seluruh pos tarifnya menjadi 0%. Beberapa produk Indonesia yang berpotensi ditingkatkan ekspor terutama dari lini produk otomotif, kayu dan turunannya, furnitur, tekstil dan produk teksil, ban, alat komunikasi, obat-obatan, mesin dan peralatan elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×