kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.973   44,00   0,26%
  • IDX 7.101   -62,75   -0,88%
  • KOMPAS100 979   -10,26   -1,04%
  • LQ45 722   -9,83   -1,34%
  • ISSI 250   -1,76   -0,70%
  • IDX30 393   -5,62   -1,41%
  • IDXHIDIV20 492   -6,75   -1,35%
  • IDX80 110   -1,26   -1,13%
  • IDXV30 135   -1,82   -1,33%
  • IDXQ30 128   -1,44   -1,11%

Percepat Hunian Korban Longsor Tapanuli Utara, Pemerintah Targetkan Rampung Juni 2026


Jumat, 27 Maret 2026 / 08:26 WIB
Percepat Hunian Korban Longsor Tapanuli Utara, Pemerintah Targetkan Rampung Juni 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mempercepat pembangunan hunian tetap (Istimewa/dok)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap bagi korban bencana longsor di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Langkah ini dilakukan untuk menjawab penantian panjang warga terhadap kepastian tempat tinggal yang aman dan layak.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan, percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengorbankan kualitas.

Menurutnya, proyek ini harus diselesaikan tepat waktu sekaligus memenuhi standar bangunan yang ditetapkan.

“Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Tapanuli Utara, Pastikan Penanganan Berjalan Cepat

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk mempercepat realisasi pembangunan.

Proyek ini juga menjadi prioritas nasional, sehingga pemerintah daerah dan kontraktor diminta memperketat pengawasan serta meningkatkan kinerja di lapangan.

Pembangunan hunian tetap akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup 68 unit rumah yang ditargetkan rampung pada 5 Mei 2026 dan langsung diserahterimakan kepada warga.

Sementara itu, tahap kedua sebanyak 35 unit ditargetkan selesai pada 30 Juni 2026.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga menjabat Ketua Satgas Bencana Nasional menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan proyek berjalan lancar.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat koordinasi dengan kontraktor guna menghindari hambatan dan keterlambatan.

Baca Juga: Update Korban Banjir dan Longsor Sumatera Utara, Senin (1/12)

Melalui percepatan ini, pemerintah berharap seluruh hunian tetap dapat segera dihuni, sehingga masyarakat terdampak longsor bisa kembali menjalani kehidupan di tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×