kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.093   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Penurunan impor barang modal tanda ekonomi lesu


Senin, 18 April 2016 / 19:07 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Jumlah impor barang modal, bahan baku dan bahan baku penolong memperlihatkan penurunan. Untuk barang modal pada bulan Maret turun 5,51% dibandingkan Februari 2016. Lalu jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015, penurunannya sampai 18,22%.

Begitupun dengan bahan baku penolong yang turun 15,21% pada Februari 2016 dibandingkan bulan yang sama 2015 lalu.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, Senin (18/4), penurunan ini menunjukan gejala ekonomi yang lesu.

Dia mengaku, memang ada tren peningkatan pemakaian barang substitusi impor dari dalam negeri. Namun, Haryadi, belum bisa mengkonfirmasi besaran dampaknya. 

Dengan data itu, Hariyadi mengaku khawatir data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama benar-benar akan melambat. Tetapi tidak bisa dipungkiri, pengusaha merasakan, geliat ekonomi memang tidak terlalu atraktif.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×