kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Penulis "Komisi Perlindungan Korupsi" akan dipecat


Kamis, 09 Juni 2016 / 12:04 WIB
Penulis


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menduga adanya kesengajaan dalam penulisan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditulis sebagai 'Komisi Perlindungan Korupsi'.

Tjahjo telah meminta kepada Sekjen Kemendagri jika benar ada staf yang mengetik sengaja atau tidak sengaja salah untuk ditindak tegas.

"Saya sudah minta kepada sekjen Kemendagri apapun, siapapun pegawai tersebut, harus langsung diberhentikan tidak hormat karena sudah mempermalukan Kemendagri dan agar ada efek jera kepada staf lain untuk saling cek dan ricek serta hati-hati terkait isi surat," kata Tjahjo dalam keterangan tertulis, Kamis (9/6).

Ia mengatakan tujuan surat harus benar. Selama ini tidak pernah salah serta sudah puluhan kali surat dikirim ke KPK.

"Kemendagri akan meminta maaf resmi kepada KPK atas kecerobohan tersebut," ujar Tjahjo.

Diketahui dalam surat bergambar Burung Garuda dan bertuliskan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia terdapat tulisan yang ditunjukkan kepada Yth Komisi Perlindungan Korupsi RI di Jakarta. Surat itu beredar di media sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×