kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengusaha terlanjur nyaman rupiah di Rp 13.300


Selasa, 12 September 2017 / 21:57 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar rupiah menguat sejak akhir 2016 yang berada di level Rp 13.436 per dollar AS (menurut kurs JISDOR BI) ke Rp 13.351 per dollar AS akhir Agustus 2017. Namun, cenderung bergerak stabil di kisaran Rp 13.200-Rp 13.500 per dollar AS sejak awal tahun 2017 sampai dengan saat ini.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian Johnny Darmawan menilai kurs rupiah yang ideal bagi pengusaha saat ini, yaitu berada di level Rp 13.000-Rp 13.300 per dollar AS.

Sebab, pengusaha telah terbiasa dan melakukan penyesuaian terhadap biaya-biaya produksinya dengan kondisi rupiah di level itu.

Meski demikian, Johnny sendiri menginginkan rupiah bisa ke level Rp 12.500-Rp 12.600 per dollar AS saat rupiah mengalami penguatan di awal tahun 2016.

"Menurut saya, berdasarkan pengamatan dulu, ekuilibriumnya bisa mencapai Rp 12.500. Tetapi kan sudah kejadian saat ini rupiah di level Rp 13.300. Mungkin ekuilibriumnya sekarang di level itu," kata Johnny kepada KONTAN, Selasa (12/9).

Lebih lanjut menurutnya, pengusaha juga masih bisa mentoleransi kurs rupiah di tahun depan yang sedikit melemah, yaitu sebesar Rp 13.400 per dollar AS berdasarkan hasil kesepakatan antara pemerintah dan Komisi XI DPR. Jika lebih lemah dari itu lanjutnya, pengusaha pasti kelimpungan.

"Itu pasti sudah ada hitungan, inflasi berapa, tekanan eksternal gimana. Tetapi paling tidak ada kepastian," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×