kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Pengusaha sebut menteri baru bawa optimisme


Selasa, 22 Desember 2020 / 19:13 WIB
Pengusaha sebut menteri baru bawa optimisme
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Wapres Maruf Amin mengumumkan perombakan kabinet di Istana Merdeka, Selasa, 22 Desember 2020.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan memasukkan 6 menteri baru dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Pelaku usaha memandang menteri yang baru ditunjuk tersebut akan memberikan rasa optimisme dalam pemulihan ekonomi. Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), ekonomi Indonesia ikut tertekan.

"Sepengetahuan saya, iya enam menteri baru bisa memberikan rasa optimistis," ujar Ketua Umum Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (22/12).

Baca Juga: Tri Rismaharini, Menteri Sosial dengan banyak penghargaan karena membangun Surabaya

Enam menteri baru yang ditunjuk Jokowi adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. 

Lalu, Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Yaqut Cholil Staquf sebagai Menteri Agama.

Dari enam menteri tersebut, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan itu melihat terdapat sosok yang sangat tepat di posnya. Seperti Lutfi dan Risma.

Meski begitu, Benny bilang, tugas pemerintah tidak akan mudah akibat pandemi Covid-19. Benny mencontohkan salah satu tugas yanh perlu segera dikerjakan adalah menyelesaikan perjanjian dagang.

"Salah satu contoh pekerjaan rumah menyelesaikan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA)," terang Benny.

Selanjutnya: Muhammad Lutfi: Di era SBY jadi Menteri Perdagangan hasil reshuffle, kini pun sama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×