kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pengacara desak agar Nunun segera diperiksa KPK


Senin, 26 Desember 2011 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. IHSG menguat 1,71% atau 107,90 poin ke level 6.429,76.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pengacara Nunun Nurbaetie, Ina Rahman, mengatakan kondisi kliennya sudah membaik dan siap menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meskipun demikian, sampai saat ini, tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Gultom, tersebut belum juga mendapatkan jadwal pemeriksaan di KPK.

Padahal, menurut Ina, Nunun sudah siap menjalani pemeriksaan karena kondisinya sudah sehat setelah sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit Abadi Waluyo lantaran kondisi kesehatan Nunun menurun.

Dari keterangan Kepala Bagian Pemeritaan KPK, Priharsa Nugaraha, Nunun mengalami vertigo dan tekanan darah naik. Ina berharap, KPK segera memeriksa Nunun agar dapat memberikan keterangan sebagaimana dibutuhkan KPK. "Ibu sudah siap diperiksa," ujar Ina dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, Senin (26/12).

Sebelum dilarikan ke rumah sakit Waluyo, Ina juga sempat mendesak KPK menjadwalkan pemeriksaan kepada istri mantan wakil kepala polri Adang Daradjatun tersebut. Soalnya, setelah pulang dari Rumah sakit Polri, Kramat Jati, Nunun berada dalam kondisi sehat dan siap menjalani pemeriksaan. Namun, KPK belum menjadwalkan pemeriksaan, dengan alasan, penyidik perlu memeriksa saksi-saksi untuk Nunun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×