kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pendiri dan CEO Amartha menjadi kandidat staf khusus Presiden Jokowi


Kamis, 21 November 2019 / 15:52 WIB
Pendiri dan CEO Amartha menjadi kandidat staf khusus Presiden Jokowi
ILUSTRASI. Pendiri lembaga peer to peer Lending Amartha Andi Taufan Garuda Putra.

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Joko Widodo akan segera mengumumkan staf khususnya hari ini, Kamis (21/11). Jumlah staf khusus yang akan diperkenalkan Jokowi sebanyak 12 orang.

"Pesiden akan segera mengumumkan dan mudah-mudahan akan diperkenalkan hari ini. Lima nama lama, 7 nama baru, 12 nama," kata Pramono di kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Baca Juga: Fintech lending buka peluang simpan dana lender di reksadana, ini kata OJK

Pramono mengatakan, pemilihan staf khusus tersebut menjadi kewenangan Presiden sesuai kebutuhannya. "Sepenuhnya kewenangan Bapak Presiden. Sabar, ke-12 nama itu adalah stafsus Presiden," ucapnya.

Sejumlah nama baru calon staf khusus Jokowi yang beredar adalah Andi Taufan Garuda Putra, Pendiri dan CEO Amartha, perusahaan pionir teknologi finansial peer to peer (p2p) lending berdampak sosial yang menyalurkan pendanaan modal usaha mikro kepada perempuan di pedesaan.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Andi Taufan mengatakan belum bisa membagi infomasi.

Baca Juga: Dari ratusan fintech yang terdaftar di OJK, baru belasan yang berizin

"Maaf masih belum bisa memberikan informasi apa-apa, silahkan dikonfirmasi langsung ke istana," ujar Andi melalui pesan singkat.

Beberapa kandidat lainnya adalah CEO and Founder Creativepreneur, Putri Indahsari atau Putri Tanjung; pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara; putra Papua, Billy Mambrasar, perumus gerakan Sabang Merauke, Ayu Kartika Dewi; dan pendiri Thisable Enterprise, Angkie Yudistia.




TERBARU
Terpopuler

×