kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Pemerintah siapkan sarjana bersertifikat jadi guru


Minggu, 27 November 2011 / 17:11 WIB
Pemerintah siapkan sarjana bersertifikat jadi guru
ILUSTRASI. Inilah tiga bansos yang akan disalurkan mulai hari ini


Reporter: Muhammad Yazid |

JAKARTA. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air, pemerintah menilai syarat guru tidak hanya sekadar memiliki gelar sarjana pendidikan (S.Pd). Namun, perlu program khusus untuk meningkatkan kualitas pendidikan yakni dengan menjadikan pekerjaan guru menjadi sebuah profesi layaknya dokter ataupun apoteker.

Karena itu, pemerintah pada tahun ini telah merekrut sekitar 3.500 mahasiswa dari 12 universitas negeri yang duduk di semester 7-8. Mereka akan dilatih dan didik secara khusus.

"Tidak cukup dengan S.Pd (sarjana pendidikan). Kami tes mereka, dan yang lulus diasramakan," tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh usai mengikuti seminar The Millenium Development Goals (MDGs) and Eradication of Poverty di gedung DPR, Jumat (25/11).

Sesudah para mahasiswa menjalani masa pendidikan dan juga telah meraih gelar kesarjanaan, mereka akan diterjunkan ke daerah dengan kriteria terpencil, tertinggal, atau termiskin.

Menurut Nuh, hal itu sebagai tugas yang wajib dilalui sebelum mereka memperoleh sertifikasi. “Berguna untuk ketahanan mereka,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×