kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Pemerintah Menata Permukiman Kumuh Sepanjang Rel Kereta Api


Rabu, 19 Agustus 2009 / 09:28 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah akhirnya gerah juga dengan semakin menjamurnya permukiman kumuh di sepanjang rel kereta api. Tak lama lagi, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat akan menertibkan permukiman kumuh di sepanjang rel.

Sebagai langkah awal, Pemerintah akan memulai proyek ini di Jakarta, khususnya jalur Tanjung Priok-Senen-Kota. "PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah melakukan penertiban dua kilometer," kata Menteri Koordinator Kesra, Aburizal Bakrie, Selasa (18/8). Setelah Jakarta, Pemerintah akan melakukan langkah serupa di Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Tanah kosong di sepanjang rel kereta api memang mudah berubah menjadi tempat tinggal liar. Bahkan banyak warga melakukan kegiatan ekonomi seperti pasar di sana. Ini jelas membahayakan keselamatan karena jarak yang terlalu dekat dengan bantalan rel.

Kementerian Kesra telah berkoordinasi dengan Departemen Perhubungan, Departemen Pekerjaan Umum, Kementerian Negara Perumahan Rakyat, serta Pemerintah provinsi. Khusus Jakarta, sebagian penghuni lintasan rel yang memiliki izin tinggal akan direlokasi ke rumah susun. Adapun mereka yang tidak punya izin akan dipulangkan ke kampung asal. Pemerintah berharap, relokasi rampung dalam dua tahun.

Menteri Perhubungan Jusman Sjafii Djamal mengklaim telah menyiapkan rencana penataan jalur kereta api. Penertiban pun tidak hanya dilakukan di Jakarta melainkan juga jalur kereta api di seluruh kota di Indonesia. Kebijakan ini dilakukan seiring program revitalisasi kereta api.

Dalam program penertiban ini, KAI akan bertugas membangun rel serta pagar pembatas. Sedangkan Pemprov bakal membantu mendata dan menertibkan warga sekitar lintasan rel. "Anggarannya sedang disusun dan akan dimasukkan di anggaran 2010," tegas Aburizal.

Pemerintah punya alasan kuat untuk membersihkan permukiman kumuh di perkotaan. Di Jakarta saja, permukiman kumuh sudah mencakup hingga 20% dari total wilayah kota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×