kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pemerintah kejar target pertumbuhan ekonomi


Kamis, 05 Mei 2016 / 12:45 WIB


Sumber: Antara | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai dengan membuka peluang ekonomi lebih baik dan memperbesar anggaran.

Demikian diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (5/5).

"Pemerintah akan berusaha kuartal berikut ini bisa memperbesar anggaran dan juga membuka peluang ekonomi lebih baik. Pasar jadi agak lebih menurun ini memang," kata Wapres usai menghadiri pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2016 sebesar 4,92 persen. Angka tersebut masih belum mencapai target Pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 5,3 persen.

Kepala BPS Suryamin menilai proyeksi pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun sebesar 5,3 persen masih bisa tercapai.

"Kami menganggap peluang masih ada, apalagi 'start' pada triwulan I-2016 sebesar 4,92 persen, lebih baik dari triwulan I-2015 yang hanya tercatat 4,73 persen," kata Suryamin.

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi masih bisa tumbuh lebih baik pada periode berikutnya, karena sektor konstruksi dan pertanian bisa memberikan kontribusi yang lebih maksimal terhadap perekonomian nasional di triwulan tersisa.

BPS optimistis perekonomian nasional bisa tumbuh sesuai potensinya, asalkan pemerintah bisa memanfaatkan momentum yang ada untuk melahirkan kebijakan dan strategi yang tepat, untuk mendorong kinerja sektor riil dan jasa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×