kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah fokus pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan di 2019


Senin, 07 Januari 2019 / 17:58 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Kementerian Keuangan (Kemkeu) memastikan pengelolaan anggaran tahun 2019 ini akan difokuskan pada program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Dua sektor yang aman didorong adalah pendidikan dan kesehatan. Dua sektor tersebut akan mendapatkan penambahan anggaran pada tahun 2019.

"Tahun 2019 fokus perbaikan SDM dengan kenaikkan anggaran kesehatan dan pendidikan," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (7/1).

Pada sektor pendidikan pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 495 triliun. Angka tersebut naik dari anggaran pendidikan sebelumnya yang mencapai Rp 440 triliun.

Sedangkan untuk sektor kesehatan, pemerintah menganggarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) sebesar Rp 125 triliun. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 110 triliun.

Selain dua sektor tersebut, pemerintah juga masih menggenjot sektor infrastruktur. Anggaran infrastruktur naik dari Rp 405 triliun menjadi Rp 410 triliun di tahun 2019.
"Kita harapkan bisa dilaksanakan dengan procurement awal," terang Sri Mulyani.

Sri bilang hal itu untuk menyeimbangkan serapan pada awal tahun. Pasalnya pada tahun 2018 meski serapan baik, tetapi mayoritas terjadi di akhir paruh kedua. Asal tahu saja serapan APBN tahun 2018 mencapai 99,2%. Serapan tersebut didorong oleh penyelenggaraan Asian Games serta adanya bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×