kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Pemerintah BUMN ikut memperkuat rupiah


Selasa, 17 Maret 2015 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Coupon Code atau Kode Kupon The Spike Volleyball Story Oktober 2023 dan Cara Klaimnya


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tak hanya menghimbau perusahaan swasta, pemerintah juga meminta perusahaan pelat merah untuk bertransaksi menggunakan rupiah jika dilakukan di dalam negeri. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, kebutuhan valuta asing oleh perusahaan pelat merah tergolong tinggi.

Oleh karenanya, dalam kegiatan sehari-hari, berbagai perusahaan BUMN harus meminimalkan penggunaan valas. Kalaupun perusahaan itu harus menggunakan valas karena kegiatan ekspor-impor, harus dilakukan dengan lindung nilai alias hedging.

Salah satu perusahaan BUMN yang menggunakan valas cukup tinggi adalah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Direktur Utama PT PLN Sofyan Basyir mengatakan, pihaknya hanya menggunakan valas ketika melakukan transaksi ekspor-impor saja.

Jadi, kalau untuk transaksi di dalam negeri tetap menggunakan rupiah. Nah, untuk transaksi ekspor-impor PLN sendiri sudah menerapkan  mekanisme hedging. "Kita ada pembelian untuk Bahan bakar Minyak, gas maupun bahan baku lainnya dalam valas," ujar Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (17/3).

Sebagai gambaran, setiap bulannya, PLN membutuhkan biaya untuk bertransaksi jual-beli mencapai US$ 600 juta. Dari anggaran itu, 20% nya menggunakan mekanisme hedging. Sisanya ada yang menggunakan rupiah dan valas tanpa hedging.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×