kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah akui gagal sosialisasikan paket I


Selasa, 29 September 2015 / 12:14 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan, sosialisasi paket kebijakan ekonomi tahap I lemah. Hal ini kata Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian bisa dilihat dari sedikitnya informasi yang ditangkap oleh baik masyarakat maupun kalangan dunia usaha terhadap paket kebijakan tersebut.

Darmin mengatakan, beberapa hari setelah paket kebijakan ekonomi jilid I dikeluarkan pemerintah, kementeriannya didatangi oleh wakil dari empat bank besar di Indonesia. Mereka menanyakan sebuah aturan yang dikeluarkan sebuah kementerian yang menurut mereka bisa mengganggu iklim ekonomi.

"Padahal aturan itu sudah dicabut saat keluarnya paket kebijakan ekonomi jilid I," kata Darmin di Jakarta Selasa (29/9).

Atas kurangnya sosialisasi itulah pemerintah kata Darmin akan memperbaiki pola sosialisasi paket kebijakan ekononomi tahap I pemerintah. Perbaikan tersebut akan dilakukan dengan menjelaskan isi paket kebijakan per sektor. "Kami akan pilih sektor enam atau tujuh, nanti akan dijelaskan sendiri misalnya hari ini Kementerian Pertanian yang jelaskan, besok Kementerian Perindustrian dan seterusnya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×