kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

PDI-P dorong reshuffle, baru bahas APBN-P


Senin, 11 April 2016 / 21:00 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap pengumuman perombakan kabinet segera diumumkan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi berbagai kegiatan legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Terutama, dalam kaitannya dengan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty dan pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016.

Hendrawan Spuratikno, wakil ketua Fraksi PDI-P di perlemen menyebut, pembahasan APBN-P tidak akan maksimal, jika ditengah jalan presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perombakan kabinet.

"Idealnya, reshuffle dulu, baru pembahasan APBN-P," ujarnya, Senin (11/4) kepada KONTAN.

Ia mengakui, berdasarkan informasi yang berkembang masalah reshufle tinggal menunggu waktu saja. Sebab, presiden sudah mengantongi nama menteri yang akan dirombak.

Fasenya, secara hitung-hitungan teknis sudah selesai dilakukan presiden. Namun tinggal menunggu proses politik, yang hingga kini belum bulat betul.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×