kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.146   -1,00   -0,01%
  • IDX 5.401   28,08   0,52%
  • KOMPAS100 702   5,83   0,84%
  • LQ45 545   3,19   0,59%
  • ISSI 184   1,10   0,60%
  • IDX30 305   1,16   0,38%
  • IDXHIDIV20 404   2,57   0,64%
  • IDX80 81   0,64   0,80%
  • IDXV30 113   1,71   1,53%
  • IDXQ30 102   0,34   0,34%

PDI-P dorong reshuffle, baru bahas APBN-P


Senin, 11 April 2016 / 21:00 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap pengumuman perombakan kabinet segera diumumkan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi berbagai kegiatan legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Terutama, dalam kaitannya dengan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty dan pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016.

Hendrawan Spuratikno, wakil ketua Fraksi PDI-P di perlemen menyebut, pembahasan APBN-P tidak akan maksimal, jika ditengah jalan presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perombakan kabinet.

"Idealnya, reshuffle dulu, baru pembahasan APBN-P," ujarnya, Senin (11/4) kepada KONTAN.

Ia mengakui, berdasarkan informasi yang berkembang masalah reshufle tinggal menunggu waktu saja. Sebab, presiden sudah mengantongi nama menteri yang akan dirombak.

Fasenya, secara hitung-hitungan teknis sudah selesai dilakukan presiden. Namun tinggal menunggu proses politik, yang hingga kini belum bulat betul.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×