kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

PDI-P dorong reshuffle, baru bahas APBN-P


Senin, 11 April 2016 / 21:00 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap pengumuman perombakan kabinet segera diumumkan. Sebab, hal itu akan mempengaruhi berbagai kegiatan legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Terutama, dalam kaitannya dengan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty dan pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016.

Hendrawan Spuratikno, wakil ketua Fraksi PDI-P di perlemen menyebut, pembahasan APBN-P tidak akan maksimal, jika ditengah jalan presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perombakan kabinet.

"Idealnya, reshuffle dulu, baru pembahasan APBN-P," ujarnya, Senin (11/4) kepada KONTAN.

Ia mengakui, berdasarkan informasi yang berkembang masalah reshufle tinggal menunggu waktu saja. Sebab, presiden sudah mengantongi nama menteri yang akan dirombak.

Fasenya, secara hitung-hitungan teknis sudah selesai dilakukan presiden. Namun tinggal menunggu proses politik, yang hingga kini belum bulat betul.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×