kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Patrialis: Melacak keberadaan Nazaruddin bukan tugas Kemenkumham


Rabu, 06 Juli 2011 / 14:35 WIB
Drakor Secret Forest season 2, salah satu drama Korea terbaik 2020 peraih rating tertinggi periode Juli-September. 


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, mengaku, tidak tahu di mana keberadaan Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (Bendum), Muhammad Nazaruddin saat ini. Dia juga bilang, pihaknya tidak merasa kecolongan atas hilangnya jejak Nazaruddin dari Singapura.

Menurut Patrialis, pihak yang seharusnya mengetahui dan mencari keberadaan Nazaruddin adalah Kepolisian, bukan Kemenkumham. "Tugas Kemekumham hanyalah melacak perjalanan Nazaruddin. Dia pergi kemana-mana, kita melakukan koordinasi dengan keimigrasian,” ujar Patrialis di gedung DPR, Rabu (6/7).

Menurut data rute perjalannya di keimigrasian, Nazaruddin hanya pergi ke Singapura. Hal itu, menurut Patrialis, terlihat dari tiketnya. “Kita hanya bisa bilang itu,” jelasnya.

Ia beranggapan kalau memang rilis Kementerian Luar Negeri Singapura itu menyatakan Nazaruddin tidak berada lagi di Singapura, dirinya hanya pasrah. Namun, ia menegaskan sekali lagi kalau dirinya tidak mengetahui keberadaan Nazaruddin saat ini. “Ya mungkin dia sudah keluar, ke Malaysia mungkin atau kemana gitu ya. Tapi sekarang kami juga tidak tahu ada di mana,” tutupnya.

Patrialis mengakui jika hingga saat ini dirinya belum melakukan pengecekan terkait kebenaran rilis Singapura. Namun, Kemenkumham telah memberitahukan kepada duta besar Indonesia untuk berkomunikasi dengan pihak pemerintah setempat.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×