kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.855   -35,00   -0,20%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Pansus Temukan Kesalahan Administrasi Dalam Pemberian FPJP Century


Jumat, 12 Februari 2010 / 13:54 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Panitia khusus (pansus) menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP) yang dilakukan Bank Indonesia ke Bank Century. Hal ini terungkap dalam kunjungan tim investigasi Pansus Hak Angket kasus Bank Century ke BI untuk melakukan rekonstruksi kasus Bank Century.

Dalam proses itu, sebenarnya Bank Century meminta kepada BI bukanlah FPJP melainkan fasilitas repo aset. Anggota Pansus Bank Century Romahurmuzy mengatakan bahwa dasar hukum untuk pemberian kedua fasilitas ini berbeda. Kalau FPJP itu tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia No. 10/26 tahun 2008, sedangkan fasilitas repo aset itu diatur dalam PBI No. 10/ 31 tahun 2006.

"Berarti ada persoalan administrasi," ujar Romahurmuzy. Karena surat permintaan kedua fasilitas itu seharusnya berbeda.

Pansus hari ini bertemu dengan pejabat BI yang di antaranya Pjs Gubenur BI Darmin Nasution, Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad dan Budi Rochadi, dan sejumlah direktur BI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×