kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Panglima TNI akan bangun 7.000 rumah dinas bagi prajurit


Kamis, 11 Januari 2018 / 22:47 WIB
ILUSTRASI. RATAS PERSIAPAN NATAL DAN TAHUN BARU


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit, pihaknya akan membangun 7.000 rumah dinas.

"Dalam rangka menyejahterakan prajurit, akan ada pengadaan 7.000 rumah dinas," ujar Hadi saat memberikam keterangan pers usai Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan di kompleks Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).

"Dari apa yang kita laksanakan di Rapim Kemenhan dan TNI adalah kita tetap sejalan dengan kebijakan yaitu meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit," tuturnya.

Menurut Hadi, rencana tersebut sejalan dengan rencana strategis (Renstra) kedua tahun 2014-2019 terkait program peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.

Hadi menegaskan bahwa setiap prajurit harus mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Mereka (prajurit) harus mendapatkan tempat tinggal yang layak. Pelaksanaannya membuat perumahan atau flat. Jadi di mana prajurit mereka bertugas mereka langsung mendapat tempat layak," kata Hadi.

Dalam Rapat Pimpinan tersebut hadir Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf TNI AD jenderal Mulyono dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi.

Hadir pula pejabat eselon I dan II Kementerian Pertahanan, sejumlah pejabat Mabes TNI serta Komite Kebijakan Industri Pertahanan. (Kristian Edianto)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Panglima TNI Akan Bangun 7.000 Rumah Dinas bagi Prajurit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×