kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.793   -74,00   -0,41%
  • IDX 6.488   93,83   1,47%
  • KOMPAS100 840   15,01   1,82%
  • LQ45 637   9,18   1,46%
  • ISSI 229   4,06   1,81%
  • IDX30 355   4,01   1,14%
  • IDXHIDIV20 431   3,10   0,72%
  • IDX80 96   1,63   1,73%
  • IDXV30 120   0,64   0,54%
  • IDXQ30 112   1,07   0,96%

Nilai tukar petani (NTP) di provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi


Kamis, 01 Agustus 2019 / 15:49 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai Tukar Petani (NTP) provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi yaitu 1,90% pada Juli 2019. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar, yaitu 0,96%.

Kenaikan NTP di Provinsi Gorontalo disebabkan oleh naiknya komoditas kemiri, yang merupakan bagian dari subsektor tanaman perkebunan rakyat, sebesar 8,63%.

Baca Juga: BPS: Daya beli petani nasional naik 0,29% di Juli

Sementara penurunan terbesar NTP di Sumatera Selatan disebabkan oleh penurunan komoditas kelapa sawit sebesar dalam subsektor tanaman perkebunan rakyat, sebesar 6,24%.

Lalu pada Juli 2019 ini juga terjadi inflasi di daerah pedesaan sebesar 0,55%. Kontribusi kenaikan indeks tertinggi pada sektor bahan makanan.

Baca Juga: Bank Indonesia (BI): Pengendalian inflasi perlu sinergi pemerintah pusat dan daerah

Disebutkan dari 33 provinsi yang dihitung Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) nya, sebanyak 18 provinsi mengalami inflasi, 14 provinsi mengalami deflasi, dan 1 provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur relatif stabil.

Inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Bengkulu, yaitu 1,38% dan deflasi tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo, yaitu sebesar 2,08%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×