kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Nilai tukar petani (NTP) di provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi


Kamis, 01 Agustus 2019 / 15:49 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai Tukar Petani (NTP) provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi yaitu 1,90% pada Juli 2019. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar, yaitu 0,96%.

Kenaikan NTP di Provinsi Gorontalo disebabkan oleh naiknya komoditas kemiri, yang merupakan bagian dari subsektor tanaman perkebunan rakyat, sebesar 8,63%.

Baca Juga: BPS: Daya beli petani nasional naik 0,29% di Juli

Sementara penurunan terbesar NTP di Sumatera Selatan disebabkan oleh penurunan komoditas kelapa sawit sebesar dalam subsektor tanaman perkebunan rakyat, sebesar 6,24%.

Lalu pada Juli 2019 ini juga terjadi inflasi di daerah pedesaan sebesar 0,55%. Kontribusi kenaikan indeks tertinggi pada sektor bahan makanan.

Baca Juga: Bank Indonesia (BI): Pengendalian inflasi perlu sinergi pemerintah pusat dan daerah

Disebutkan dari 33 provinsi yang dihitung Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) nya, sebanyak 18 provinsi mengalami inflasi, 14 provinsi mengalami deflasi, dan 1 provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur relatif stabil.

Inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Bengkulu, yaitu 1,38% dan deflasi tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo, yaitu sebesar 2,08%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×