kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.048   -12,00   -0,07%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Neraca Transaksi Berjalan Diperkirakan Defisit Pada 2023, Berikut Pemicunya


Jumat, 13 Januari 2023 / 06:15 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca transaksi berjalan pada tahun 2023 berpotensi untuk berbalik defisit, setelah pada tahun 2022 berpeluang surplus 1% produk domestik bruto (PDB). 

Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas Leo Putera Rinaldy memperkirakan, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) 2023 sekitar 0,7% dari PDB.

Meski berbalik defisit, tetapi CAD masih lebih rendah bila dibandingkan tren CAD pada pra pandemi Covid-19. 

"Walaupun transaksi berjalan berbalik defisit, ini lebih rendah dari rata-rata CAD sebelum pandemi yang sebesar 2,5% PDB," ujar Leo saat pertemuan dengan media, Selasa (10/1). 

Baca Juga: Cadangan Devisa Turun Sepanjang 2022, Ini Sebabnya

Leo membeberkan alasan terjadinya CAD pada tahun 2023. 

Pertama, penurunan harga komoditas sekitar 20% hingga 30%, yang kemudian menggerus pertumbuhan ekspor. 

Harga batubara diperkirakan turun 21,0%. Padahal, batubara memegang kontribusi sekitar 40% terhadap kinerja ekspor Indonesia hingga kuartal III-2022. 

Kabar baiknya, ekspor yang bersifat struktural diperkirakan berlanjut pada tahun 2023, seperti besi dan baja. Ini akan menambah kekuatan kinerja ekspor di tahun 2023. 

Kedua, nilai impor tidak akan meningkat signifikan. Ini seiring dengan kinerja investasi yang akan melambat di tahun 2023, sehingga impor barang modal akan menurun di tahun 2023. 

Ini yang akan mendorong defisit transaksi berjalan di tahun 2023 akan tetap terjaga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×