kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Neraca perdagangan November defisit US$ 478,4 juta


Rabu, 02 Januari 2013 / 17:42 WIB
ILUSTRASI. Flash Sale Semua Transaksi Produk di Tokopedia, Cashback Hingga 50%


Reporter: Herlina KD | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Seperti bulan-bulan sebelumnya, neraca perdagangan Indonesia pada November 2012 masih mencatatkan defisit. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit neraca perdagangan November 2012 sebesar US$ 478,4 juta.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan pada November 2012 nilai ekspor tercatat sebesar US$ 16,44 miliar dan impor sebesar US$ 16,92 miliar. Alhasil, "Neraca perdagangan November 2012 defisit US$ 478,4 juta," jelasnya Rabu (2/1).

Jika dirinci lebih lanjut, lanjut Suryamin, defisit neraca perdagangan pada November ini terjadi akibat defisit di neraca perdagangan migas yang mencapai US$ 1,35 miliar. Defisit ini terutama dikontribusi oleh tingginya defisit neraca perdagangan hasil minyak yang minus hingga US$ 2,39 miliar.

Ditambah lagi, ada defisit neraca perdagangan minyak mentah sebesar US$ 105,9 juta. Besarnya defisit ini tak mampu ditutup oleh surplus neraca perdagangan gas yang hanya US$ 1,14 miliar dan surplus neraca perdagangan non migas yang sebesar US$ 879,8 juta.

Jika dilihat per negara, pada November 2012 Indonesia mencatatkan defisit dengan beberapa negara seperti China sebesar US$ 414,5 juta, Jepang sebesar US$ 268,8 juta dan Thailand sebesar US$ 445,1 juta. Suryamin bilang, defisit dengan Thailand terjadi karena tingginya impor kendaraan bermotor dan komponen otomotif lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×