CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.660   33,00   0,19%
  • IDX 6.429   -112,32   -1,72%
  • KOMPAS100 847   -11,55   -1,35%
  • LQ45 643   -6,71   -1,03%
  • ISSI 222   -4,99   -2,19%
  • IDX30 357   -3,82   -1,06%
  • IDXHIDIV20 446   -3,43   -0,76%
  • IDX80 97   -1,14   -1,16%
  • IDXV30 124   -1,17   -0,94%
  • IDXQ30 115   -0,87   -0,75%

Neraca perdagangan Maret surplus US$ 1,09 miliar


Senin, 16 April 2018 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Kapal Petikemas Sandar di Pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan bulan Maret 2018 mengalami surplus US$ 1,09 miliar. Nilai ekspor yang lebih tinggi sebesar US$ 15,58 miliar dibandingkan dengan nilai impor US$ 14,49 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, nilai ekspor Indonesia pada Maret 2018 meningkat 10,24% dibandingkan eskpor Februari 2018. Secara year on year (yoy) atau dibandingkan dengan Maret 2017, ekspor naikl 6,14%.

Menurutnya, surplus ini terjadi karena adanya surplus dari non migas sebesar US$ 14.241 miliar naik 11,77% di bandingkan bulan Februari 2018. Angka ini naik 8,16% secara year on year..

Secar kumulatif nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-Maret 2018 mencapai US$ 44,27 miliar atau meningkat 8,78% dibandikan tahun 2017. “Ekspor nonmigas mencapai US$ 40, 21 miliar atau meningkat 9,53%,” kata Suhariyanto saat konferensi pers di Gedung BPS, Senin (16/4).

Pada ekspor non migas Maret 2018 hingga Februari, terjadi peningkatan terbesar pada bahan bakar mineral sebesar US$ 358,9 juta atau naik 18,58%. Sementara penurunan terjadi pada timah sebesar US$ 92,5 juta atau minus 45,25%.

Menurut sektornya, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada bulan Januari hingga Maret 2018 naik 4,60% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Hal yang sama juga terjadi pada hasil tambang dan lainnya naik 41,48% sementara ekspor hasil pertanian turun 9,23%,” jelasnya.

Dia melanjutkan, adapun negara terbesar ekspor non migas pada bulan Maret ini yakni negara Tiongkok sebesar US$ 2,36 miliar, disusul Amerika Serikat US$ 1,59 miliar serta Jepang US$ 1,43 miliar. “Kontribuksi kegiatannya mencapai 37,78% sementara ekspor ke Uni Eropa sebesar US$ 1,53 miliar,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×