kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Nasabah siap gugat Citibank


Rabu, 09 Mei 2012 / 09:50 WIB
Nasabah siap gugat Citibank
ILUSTRASI. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum British Petroleum (SPBU BP) di Meruya, Jakarta Barat. DOK/BP Indonesia


Reporter: Asep Munazat Zatnika , Astri Kharina Bangun, Lamgiat Siringoringo | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bisa jadi Citibank bakal berurusan dengan hukum lagi. Mirta Kartohadiprodjo, salah satu korban pembobolan dana nasabah oleh eks Senior Relations Manager Citibank Inong Malinda Dee, berniat mengajukan gugatan perdata kepada Citibank Indonesia, jika mereka tidak mengembalikan simpanan pokok Mirta beserta imbal hasilnya senilai total Rp 22 miliar.

Robertus Bilitea, Kuasa Hukum Mirta mengatakan, gugatan perdata ini merupakan langkah terakhir jika memang tidak ada itikad baik dari Citibank. Bila sudah sampai pengadilan, tuntutan yang akan diajukan kliennya dalam gugatan tidak hanya pengembalian dana sebesar Rp 22 miliar. "Dalam gugatan pasti ada juga permintaan ganti rugi immaterial," ujar Robertus, kemarin.

Dus, tuntutan permintaan ganti rugi ke Citibank bisa lebih besar. Maka itu, Robertus berharap, bank asal Amerika Serikat (AS) itu segera memenuhi permintaan kliennya agar mengembalikan simpanan pokok plus bunga senilai Rp 22 miliar.

Cuma, Robertus tidak menyebutkan batas waktu sampai kapan Citibank harus mengembalikan dana milik bos Grup Femina itu.

Citibank sendiri menyatakan akan mengganti dana milik Mirta itu. Corporate Affairs Citi Indonesia Mona Monika mengaku penawaran penggantian sudah disampaikan kepada Mirta sejak beberapa bulan yang lalu. Namun, ia menolak menyebut nilai penggantian karena terkait kerahasiaan bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×