kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Menteri Rini: PLN kirim 100 teknisi tangani listrik di lokasi bencana Sulteng


Selasa, 02 Oktober 2018 / 14:22 WIB
Menteri BUMN dan Direktur Utama PLN mengunjungi pusat pembangkit listrik kota Palu


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan listrik masih sangat dibutuhkan bagi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Untuk itu, Menteri BUMN Rini Soemarno memerintahkan PT PLN (Persero) bergerak cepat.

Rini bilang, saat ini PLN telah mengirimkan tujuh genset yang berkapasitas setengah mega untuk di pengungsian. "Saat ini untuk di pengungsian memang sudah terang. Tapi sesuai penugasan Presiden, titik ekonomi harus jalan," ungkapnya di kompleks Istana Kepresidenan usai rapat terbatas, Selasa (2/10).

Menurut Rini, terdapat kerusakan pada gardu induk listrik di lokasi bencana. Makanya, sambil menunggu pemulihan secara penuh, pihaknya mengirimkan genset kecil terlebih dahulu.

"Ini yang sedang kita rincikan (kerusakannya) bahwa jaringannya itu benar-benar aman," tambah Rini. Adapun untuk hal ini, PLN telah mengirimkan 100 teknisi, sehingga diharapkan titik-titik ekonomi di tengah kota dan pasar bisa segera bergerak.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, listrik adalah kebutuhan yang sangat vital. "Penanganan medis tak bisa berjalan karena tidak ada listrik, air tidak didapat juga karena listrik belum menyala," jelas Presiden. 

Oleh sebab itu, dia memerintahkan jajarannya untuk segera memenuhi kebutuhan listrik yang ada di lokasi bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×