kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menteri Investasi: Butuh Investasi Rp 13.528 Triliun agar Ekonomi Tumbuh 8%


Kamis, 07 November 2024 / 17:02 WIB
Menteri Investasi: Butuh Investasi Rp 13.528 Triliun agar Ekonomi Tumbuh 8%
ILUSTRASI. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029 dibutuhkan investasi sebesar Rp 13.528 triliun.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh 8% pada tahun 2029 mendatang. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029 dibutuhkan investasi sebesar Rp 13.528 triliun. 

Rosan bilang, investasi merupakan penyumbang nomor dua terbesar untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga yang porsinya mencapai 53%-54%. Sementara investasi menyumbang 24%-25% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

"Jadi kalau dilihat itu kontribusi dari investasi itu sangat besar," kata Rosan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024, di SICC, Bogor, Kamis (7/11).

Baca Juga: Bukan Tax Holiday, Kepastian Regulasi Masih Jadi Faktor Utama Dongkrak Investasi

Hitungan Rosan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029, dibutuhkan investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 13.528 triliun.

Rosan juga menyebutkan target realisasi investasi pada tahun 2024 mencapai Rp 1.650 triliun. Hingga kuartal III 2024 realisasi investasi sudah sebesar 76%. Rosan optimistis target realisasi investasi tahun ini dapat tercapai.  

"Kemudian di tahun 2025 target investasinya Rp 1.906 triliun  dan akan terus menanjak hingga tahun 2029," ujarnya. 

Peningkatan investasi juga turut diiringi dengan kenaikan penyerapan tenaga kerja. Rosan mencatat, penyerapan tenaga kerja pada 2024 ini sebanyak 2,12 juta orang. Pada 2025, target penyerapan tenaga kerja mencapai 2,45 juta orang dan akan terus meningkat hingga 2029 sebanyak 4,55 juta orang.

"Sementara hingga September 2024 ini penyerapaan tenaga kerja sudah mencapai 1,87 juta orang," ucapnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×