CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Menko Airlangga Ajak Negara G20 dan G7 Perangi Tuberkulosis


Minggu, 23 Januari 2022 / 15:21 WIB
Menko Airlangga Ajak Negara G20 dan G7 Perangi Tuberkulosis
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terdapat sekitar 10 juta orang jatuh sakit akibat tuberkulosis (TB) setiap tahun dan dari jumlah tersebut sekitar 1,5 juta orang meninggal. Sebagian besar orang yang terjangkit tuberkulosis tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Fakta ini diungkap oleh World Health Organization (WHO).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, diperlukan upaya kolektif untuk melawan penyakit tuberkulosis.

Menurutnya, dua forum yang diakui secara global yaitu G7 dan G20, dapat bekerja sama untuk memberi respon yang lebih kuat terhadap krisis kesehatan ini.

"Dalam konteks tersebut, Indonesia sebagai Presidensi G20 dan Jerman sebagai Ketua G7, harus mengintensifkan koordinasi agar dapat mempertemukan prioritas forum-forum tersebut,” kata Airlangga Hartarto dalam acara Global TB Caucus Discussion dengan tema “Recover Together, Recover Stronger: Synergizing G20 and G7 Presidencies for A Stronger Response To Health Crises,” Ujar Airlanga dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (23/1).

Adapun sebagai negara yang memegang Presidensi G20 tahun ini, Indonesia berfokus kepada tiga prioritas utama yakni memperkuat arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi melalui digitalisasi, dan transisi energi berkelanjutan.

Indonesia bercita-cita untuk mempromosikan tindakan kolektif untuk menanggapi masalah kesehatan global dan berkontribusi terhadap arsitektur kesehatan global yang lebih kuat.

"Indonesia juga berharap masyarakat global siap dengan sumber daya keuangan yang dapat dimobilisasi untuk memastikan pembiayaan yang memadai dan berkelanjutan untuk masalah kesehatan global khususnya dalam hal prevention, preparedness, and response (PPR),” jelas Menko Airlangga.

Baca Juga: Emak-Emak Tak Perlu Panic Buying, Harga Minyak Goreng Rp 14.000/Liter Berlaku 6 Bulan

Oleh karena itu, pada akhirnya penting bagi G20 untuk lebih terlibat dalam Task Force on Finance & Health (TFHF).

Adapun TFHF ditujukan untuk meningkatkan dialog dan kerja sama global tentang isu-isu yang berkaitan dengan PPR, mendorong pertukaran informasi best practice, mengembangkan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan, menilai dan menangani keadaan darurat kesehatan dengan dampak lintas batas, dan mendorong pengelolaan sumber daya yang efektif untuk PPR.

“Terakhir, dalam menyinergikan prioritas G20 dan G7, Indonesia memandang penting bagi kedua Presidensi tersebut untuk membangun saluran komunikasi yang teratur. Oleh karena itu, saya sangat mendorong kedutaan kami di Berlin dan misi Jerman di Jakarta untuk meningkatkan kolaborasi,” pungkas Menko Airlangga.

Acara diskusi yang diadakan oleh Global TB Caucus, The Global Fund, dan The G20 Health & Development Partnership tersebut bertujuan untuk menyatukan Anggota Parlemen dari berbagai negara, Sherpa, perwakilan komunitas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Kesehatan dari Indonesia dan Jerman untuk menyinergikan Presidensi G20 dan G7 dalam mewujudkan respon yang lebih kuat terhadap krisis kesehatan, terutama penyakit tuberkulosis.

Turut hadir dalam acara diskusi tersebut di antaranya Anggota DPR RI Komisi IX, Anggota Parlemen Jerman, Executive Director of the Stop TB Partnership, Director of External Affairs FIND, perwakilan dari Indonesia for Global Justice, serta perwakilan dari World Vision.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental THE FUTURE OF SELLING

[X]
×