kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menkeu: Kebijakan kita sudah benar


Kamis, 20 Maret 2014 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Motor listrik Gesits


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed merencanakan untuk menaikkan suku bunga acuan. Tidak hanya itu, bank sentral juga akan meningkatkan pemotongan stimulus sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 55 miliar per bulannya.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga pada awal 2015. Kenaikan ini berarti likuiditas akan semakin ketat.

"Jadi kita sudah benar dengan policy tightening baik dalam fiskal maupun moneternya," ujar Chatib yang dijumpai di Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (20/3).

Menurut Chatib, pengetatan kebijakan perlu dilakukan pasalnya mau tidak mau semua negara emerging market harus melakukan penyesuaian suku bunga. Terhadap rupiah yang kembali melemah hari ini, Chatib akui mudah-mudahan rupiah masih bisa baik.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah pagi hari ini, Kamis (20/3). Pada pukul 08.41 WIB, nilai tukar rupiah melorot 0,9% menjadi 11.425 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan kemarin (19/3), rupiah berada di posisi 11.316 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×