kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Menkeu: Awas, bubble impor


Rabu, 25 Agustus 2010 / 14:01 WIB
Menkeu: Awas, bubble impor


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA.Tren kenaikan impor membuat pemerintah wasapada. Bila berlanjut, pemerintah khawatir akan terjadi gejolak ekonomi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan nilai impor barang cenderung meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Pada Januari lalu, nilai impor hanya US$ 9,5 juta, namun Juli 2010 naik menjadi US$ 11,7 juta. Sedang nilai ekspor cenderung stagnan, di kisaran US$ 12 juta. "Penguatan rupiah mengakibatkan terjadinya kenaikan impor," kata Agus, usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (25/8).

Akibatnya, masyarakat menganggap barang impor lebih murah. "Bila ini terjadi pada barang konsumtif, bisa terjadi buble. Ini harus kita waspadai," kata Agus.

Sayangnya, Agus belum menyiapkan strategi khusus menghadapi hal itu. "Intinya kita akan menjaga agar impor tersebut pada barang modal bukan barang konsumsi," ujar Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×