kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Menjadi korban penipuan, pengguna layanan Gojek lapor ke Polda Metro Jaya


Selasa, 14 Januari 2020 / 22:41 WIB
Menjadi korban penipuan, pengguna layanan Gojek lapor ke Polda Metro Jaya
ILUSTRASI. Ilustrasi gojek logo baru, Jakarta (9/9). KONTAN/Panji Indra

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seorang pelanggan transportasi online Gojek, menjadi korban penipuan saat ingin memesan minuman di sebuah outlet di Plaza Senayan.

Pelanggan bernama Agnes Setia menceritakan, peristiwa penipuan tersebut terjadi pada 7 Januari 2020 lalu. Saat itu, Agnes memesan minuman di sebuah outlet di Plaza Senayan melalui layanan Go-Food.

Baca Juga: Ini tanggapan manajemen Gojek soal para driver yang mengancam demo besok

Agnes mengaku mendapatkan driver bernama Adi Yuwarno. Setelah menerima pesanan itu, Agnes mengaku dihubungi driver Gojek yang mengaku tak memiliki uang tunai untuk membeli pesanan Agnes. Selanjutnya, driver Gojek itu menipu Agnes hingga Rp 9 juta.

Saat di konfirmasi oleh kontan.co.id, Agnes mengaku dirinya tidak akan menuntut apa-apa kepada pihak Gojek. "Karena saya tau ini pelakunya hacker bukan dari pihak Gojek sendiri," ujarnya.

Kejadian penipuan itu telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan TBL 181/1/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 11 Januari 2020. "Harapan saya melapor ke polisi adalah supaya membantu pihak kepolisian bisa segera menangkap dan memproses para hacker," kata Agnes saat di konfirmasi.

Dia juga mengaku bahwa dirinya melaporkan kepada media. Dengan harapan, bisa membantu create awareness di masyarakat sehingga lebih berhati-hati. "Saya juga mengharapkan pihak Gojek bisa meningkatkan edukasi kepada publik agar bisa meningkatkan keamanan platform ke depanya," ujarnya.

Baca Juga: Tanggapan Gojek terkait desakan YLKI terkait perbaikan sistem pengaduan konsumen




TERBARU

Close [X]
×